Estimasi Matriks Asal-Tujuan Pengguna Kereta Cepat (Whoosh) Jakarta–Bandung untuk Tahun Rencana 2028 dan Analisis Wilayah Pelayanan serta Potensi Kunjungan ke Stasiun Kereta Cepat (Whoosh) Karawang

Penulis

  • Muhammad Ihsan Akbar Independen

Kata Kunci:

Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Matriks Asal-Tujuan, Service Area, Market Share Area.

Abstrak

Pesatnya pembangunan di kota-kota besar dan pertumbuhan penduduk di Indonesia telah memicu arus urbanisasi dan migrasi yang signifikan, terutama di wilayah Jabodetabek serta meluas ke Kab. Karawang, Kab. Bandung, dan Kab. Bandung Barat. Sebanyak 14,9% dari 29,6 juta penduduk usia kerja di Jabodetabek merupakan komuter pada tahun 2023, dan ketiga kabupaten tersebut tercatat sebagai wilayah dengan arus migrasi masuk tertinggi di Jawa Barat tahun 2022. Kondisi ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi namun juga meningkatkan risiko kemacetan. Kehadiran Kereta Cepat Jakarta–Bandung diharapkan menjadi solusi, dengan target menyerap 11% dari 256 ribu pergerakan kendaraan pribadi. Penelitian ini bertujuan mengestimasi jumlah pengguna Kereta Cepat pada tahun 2028 melalui analisis Matriks Asal-Tujuan (MAT) model gravitasi serta menganalisis cakupan pelayanan dan potensi kunjungan ke Stasiun Kereta Cepat Karawang menggunakan metode service area dan market share berbasis GIS. Hasil menunjukkan estimasi jumlah pengguna mencapai 96,7 juta orang/tahun atau 268.670 orang/hari, melampaui target 30.000 orang/hari. Pergerakan terbanyak berasal dari Kota Jakarta Timur, sedangkan kunjungan ke Stasiun Kereta Cepat di Kab. Karawang paling banyak berasal dari Kota Jakarta Timur, Kab. Bandung Barat, dan Kab. Bandung. Cakupan pelayanan Stasiun Karawang mencakup area inti TOD (0,5–1 km) dan area luar TOD (hingga 5 km), dengan potensi kunjungan tertinggi berasal dari wilayah tengah Kab. Karawang.

Referensi

Arief, A. M. (2023). KCIC Targetkan Penumpang Kereta Cepat Whoosh Capai 30 Ribu/Hari. Katadata. https://katadata.co.id/berita/industri/652f400648028/kcic-targetkan-penumpang-kereta-cepat-whoosh-capai-30-ribuhari

Astridayanti, N., & Legowo, S. J. (2021). ESTIMASI PARAMETER MODEL GRAVITY DENGAN METODE INFERENSI-BAYES DAN FUNGSI HAMBATAN PANGKAT (STUDI KASUS KABUPATEN SUKOHARJO). Jurnal Matriks Teknik Sipil.

Bintaro, R. (1984). Urbanisasi dan Permasalahannya. Ghalia Indonesia.

Firman, T. (1994). Urbanisasi dan Perkembangan Wilayah di Indonesia. LP3ES.

Hidayati, N. (2019). Dinamika Migrasi Penduduk dan Dampaknya terhadap Pembangunan Wilayah. Pustaka Geografi.

Mantra, I. B. (2012). Demografi Umum. Pustaka Pelajar.

Peraturan Bupati (Perbup) Kabupaten Karawang Nomor 66 Tahun 2023 tentang Rencana Detail Tata Ruang Kawasan Transit Oriented Development Kereta Cepat dan Sekitarnya Tahun 2023-2043. (2023).

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional. (2016).

Rusli, M. (2014). Globalisasi dan Migrasi Tenaga Kerja Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Statistik Komuter Jabodetabek Tahun 2023 (Vol. 3). (2024). Badan Pusat Statistik.

TOD Standard. (2017). ITDP (Institute For Transportation And Development Policy).

Todaro, M. P. (1981). Economic Development in the Third World (2nd ed.). Longman.

Unduhan

Diterbitkan

2025-06-30

Terbitan

Bagian

Artikel

Cara Mengutip

Estimasi Matriks Asal-Tujuan Pengguna Kereta Cepat (Whoosh) Jakarta–Bandung untuk Tahun Rencana 2028 dan Analisis Wilayah Pelayanan serta Potensi Kunjungan ke Stasiun Kereta Cepat (Whoosh) Karawang. (2025). Jurnal Ilmiah Dan Kajian Akademik, 3(01), 26-41. https://jika.karawangkab.go.id/jika/article/view/124