Pengembangan Model Bisnis Inklusif untuk Peningkatan Nilai Tambah Pada Rantai Pasok Petani Beras Organik: Studi Kasus di Desa Pasirkaliki, Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang
Kata Kunci:
Pengembangan, Model Bisnis Inklusif, Beras Organik, Rantai PasokAbstrak
Beras organik mulai menjadi primadona pertanian beras di Karawang. Namun petani beras organik masih mengalami kendala dan permasalahan dalam rantai pasoknya. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melakukan tiga tahapan dalam analisis. Pertama, menganalisis rantai pasok saat ini pada beras organik, kedua, mengidentifikasi pengaruh struktural terhadap model bisnis inklusif dan ketiga, melakukan pengembangan pada model bisnis inklusif pada petani beras organik. Adapun hasil dari penelitian ini, mengidentifikasi bahwa petani beras organik Karawang telah memiliki rantai pasok yang cukup lengkap. Namun, masih terkendala dalam hal optimalisasi peran aktor dan akses pemasaran. Oleh karena itu, dikembangkan model bisnis inklusif dengan menggunakan pendekatan kolaboratif antar aktor dan menambahkan jenis produk dari beras ketan.
Referensi
Bunyasiri, I. N. (2021). A Case Study of Inclusive Business Model Using Business Model Canvas For Contract Farming. International Journal of Entrepreneurship, 25(5). 1-8
Chofyan, I., Rustan, U., & Hariyanto, A. (2016). Upaya Mempertahankan Kabupaten Karawang Sebagai Lumbung Padi Nasional. Ethos Jurnal, 4(1). 149-160.
Echo, P. (2022, April 7). Prospek Cerah Beras Organik Indonesia di Pasar Global. FPP Universitas Muhammadiyah Kotabumi. https://fpp.umko.ac.id/2022/04/07/prospek-cerah-beras-organik-indonesia-di-pasar-global/?utm_source=chatgpt.com (Diakses pada 5 Mei 2025).
Fitriyani, E. (2022, November 10). Jejak Setapak Petani Karawang Beralih ke Organik: Omzet Meningkat, Badan Sehat. Kumparan Bisnis. (Diakses Pada 5 Mei 2025).
Fitriyani, E. (2022, November 10). Jejak Setapak Petani Karawang Beralih ke Organik: Omzet Meningkat, Badan Sehat. Kumparan Bisnis.
Kaplinsky, R., & Morris, M. (2000). A Handbook for Value Chain. Brighton: Institute of Development Studies. University of Sussex.
Lubis, A. (2017). Inclusive business models in the Arabica coffee sector: A case study of Bondowoso District, East Java. Thesis Bogor Agricultural University.
Lundy, M., Amrein, A., Bermúdez, H., Becx, G., Zamierowski, N., Rodriguez, F., & Mosquera, E. (2014). LINK Methodology: A Participatory Guide To Business Models That Link Smallholders To Markets. Ed. ke-2.
Maulidya, N., Abubakar, & Bayfurqon, F. M. (2024). Strategi Pemasaran Beras Organik (Studi Kasus Pada Pusat Pelatihan Pertanian Dan Pedesaan Swadaya (P4S) Bale Pare Pertanian Organik Di Desa Pasirkaliki, Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang). Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(3), 543-551.
Mulyati, H., & Indrawan, D. (2021). Inclusive business models in coffee value chain: Comparing practical evidence between East Java and North Sumatera. Jurnal Manajemen dan Agribisnis, 18(2), 122–130.
Mulyati, H., & Indrawan, D. (2021). Inclusive Business models In Coffee value chaIn: comParIng PractIcal evidence Between east Java anD north sumatera. Jurnal Manajemen & Agribisnis, 18(2).
Mulyati, H., Indrawan, D., Abdullah, A., & Yusri, D. (2024). Leading Inclusive Growth: Comparing Business Models in The Coffee Value Chain, West Java Province. Jurnal Manajemen & Agribisnis,, 1(3).
Nurmahdy, A. I., Dewi, R. K., & Susilowati, S. H. (2020). Kinerja Rantai Pasok Beras di Kabupaten Karawang. Jurnal Agribisnis Indonesia, 8(2), 101-115. https://doi.org/10.29244/jai.2020.8.2.101-115
Nurmahdy, A. I., Machfud, & Syuaib, M. F. (2020). Kinerja Rantai Pasok Beras di Kabupaten Karawang. Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen, 6(2). https://doi.org/10.17358/jabm.6.2.325
Pangestu, A. D. (2023). Evaluasi Supply chain pada Pabrik Beras Jaya Subur Makmur di Kabupaten Karawang. Madani: Jurnal Ilmiah Multidisipline, 1(5), 1131-1140.
Pemerintah Kabupaten Karawang. (2025). Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang Tahun 2025.
Permatasari, P. C., Basith, A., & Mulyati, H. (2017). Model Bisnis Inklusif Rantai Nilai kopi Arabika di Bondowoso Jawa Timur. Jurnal Manajemen Teknologi, 17(2), 111-125.
Purwandoko, P. B., Seminar, K. B., Sutrisno, & Sugiyanta. (2018). Analisis Rantai Pasok Beras Organik di Provinsi Jawa Barat. PANGAN, 27(3), 187 – 194.
Purwandoko, P. B., Seminar, K. B., Sutrisno, & Sugiyanta. (2018). Analisis Rantai Pasok Beras Organik di Provinsi Jawa Barat. Jurnal Pangan.
Purwandoko, P. B., Suprayogi, W., & Arifianto, D. (2018). Analisis Rantai Pasok Beras Organik di Provinsi Jawa Barat. Jurnal Pangan, 27(1), 11-20. https://jurnalpangan.com/index.php/pangan/article/view/390
Purwanto, A. (2022, Juli 25). Kabupaten Karawang: Lumbung Padi yang Jadi Kawasan Industri Terbesar. Kompas Pedia.
Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian kementerian Pertanian. (2018). Kajian Rendeman dan Rantai Pasok Komoditas Beras.
Situmeang, L. M. (2019). Analisis dan Strategi Mitigasi Risiko Rantai Pasok Beras Semi Organik di Desa Watugede, Kecamatan Singosari. Skripsi Universitas Brawijaya.
Sutrisno, E. (2022, April 4). Beras Organik Indonesia Diminati Pasar Global. Portal Informasi Indonesia. https://indonesia.go.id/kategori/editorial/4587/beras-organik-indonesia-diminati-pasar-global?utm_source=chatgpt.com
Wahyuni, S., Sumardjo, Lubis, D. P., & Sadano, D. (2017). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Terhadap Dinamika Kelompok dan Kapasitas Petani dalam Agribisnis Padi Organik. Sosiohumaniora, 19(1).
Unduhan
Diterbitkan
Versi
- 2025-11-19 (3)
- 2025-11-19 (2)
- 2025-06-30 (1)
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmiah Karawang

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.