Karawang Menuju Kabupaten Sehat : Pendekatan Spasial dalam Penanggulangan Penyakit Menular

Penulis

  • Arini Ratnasari, S.Stat. Bappeda Kabupaten Karawang

Kata Kunci:

Analisis Spasial, Kabupaten Karawang, K-Means Clustering, Penyakit Menular, Kesehatan Masyarakat

Abstrak

Kabupaten Karawang sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri di Jawa Barat, menghadapi tantangan serius dalam pengendalian penyakit menular di tengah meningkatnya kepadatan penduduk dan urbanisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola spasial persebaran penyakit menular menggunakan metode K-Means Clustering berbasis data kesehatan masyarakat dari 30 kecamatan di Kabupaten Karawang pada Tahun 2024. Variabel yang digunakan meliputi jumlah kasus Tuberkulosis (TBC), Pneumonia, HIV, Diare, Kusta, Demam Berdarah Dengue (DBD), dan Filariasis. Hasil analisis menunjukkan terbentuknya dua klaster utama. Klaster 0 meliputi enam kecamatan (Cikampek, Karawang Barat, Karawang Timur, Klari, Rengasdengklok, dan Telukjambe Timur) yang dikategorikan sebagai wilayah dengan tingkat risiko tinggi karena memiliki kepadatan penduduk tinggi, aktivitas industri intensif, serta mobilitas masyarakat yang besar. Sementara itu, Klaster 1 mencakup 24 kecamatan lainnya yang tergolong wilayah risiko rendah hingga sedang, dengan karakteristik perdesaan dan tingkat kejadian penyakit menular yang relatif lebih rendah. Hasil ini menunjukkan adanya keterkaitan yang kuat antara kondisi spasial, kepadatan penduduk, dan aktivitas ekonomi terhadap penyebaran penyakit menular. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan dan intervensi kesehatan berbasis wilayah menuju terwujudnya Karawang sebagai Kabupaten Sehat.

Referensi

Bastian, A., Sujadi, H., Febrianto, G. (2018). Penerapan Algoritma K-Means Clustering Analysis pada Penyakit Menular Manusia (Studi Kasus Kabupaten Majalengka). Jurnal Sistem Informasi (Journal of Information System). 14(1). 26-32.

Diskominfo Kabupaten Karawang. (n.d.). Statistik Sektoral Kabupaten Karawang Tahun 2025. Karawang.

Dhuhita, Windha M.P. (2015). Clustering Menggunakan Metode K-means untuk Menentukan Status Gizi Balita. Jurnal Informatika. 15(2). 160–174.

Heraldi, Hafiz Y., Aprilia, Nabila C., Pratiwi, Hasih (2019). Analisis Cluster Intensitas Kebencanaan di Indonesia Menggunakan Metode K-Means. Indonesia Journal of Applied Statistics. 2(2).137–144.

Hidayati, Sri L., Indarti, Hardini T., Ewangga, B., Widayanti, Linda P., Yusuf, Arfina., Suryani, Adelia., Sukma, Muthia,. Aribowo, Pandith. (2025). Epidemiologi. Padang: CV. Gita Lentera.

Novianti, F., Yasmin, Yasirah R. A., Novitasari, Dian C. R. (2022). Penerapan Algoritma Fuzzy C-Means (FCM) dalam Pengelompokan Provinsi di Indonesia berdasarkan Indikator Penyakit Menular Manusia. JUMANJI. 6(1). 23-33.

Merliana, Ni P.E., Ernawati, Santoso, Alb. J. Analisis Penentuan Jumlah Cluster Terbaik pada Metode K-Means Clustering. Prosiding Seminar Nasional Multi Disiplin Ilmu & Call For Papers UNISBANK.

Puspitasari, A. W., Napitupulu, H., Gusriani, N. (2023). Perhitungan Analisis Cluster pada Kasus Penyakit Menular Menggunakan Bahasa Pemrograman Python. In Search – Informatic, Science, Entrepreneur, Applied Art, Research, Humanism. 22(2). 396-403.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-31

Terbitan

Bagian

Artikel

Cara Mengutip

Karawang Menuju Kabupaten Sehat : Pendekatan Spasial dalam Penanggulangan Penyakit Menular. (2025). Jurnal Ilmiah Dan Kajian Akademik, 3(02), 1-10. https://jika.karawangkab.go.id/jika/article/view/152