Hubungan Health Literacy dan Family Support dengan Treatment Seeking Behavior Pada Pasien Tuberkulosis Paru Di Puskesmas Tirtajaya Kabupaten Karawang Tahun 2025
Kata Kunci:
Literasi kesehatan, dukungan keluarga, perilaku pencarian pengobatan, tuberkulosis paruAbstrak
Tuberkulosis paru tetap menjadi persoalan kesehatan publik yang serius akibat jumlah kasus yang tinggi serta peluang penularan yang makin meningkat ketika pasien terlambat mencari bantuan medis dan tidak patuh menjalani terapi. Treatment seeking behavior menjadi unsur utama dalam keberhasilan upaya pengendalian tuberkulosis paru, sebab pola tersebut berkaitan langsung dengan kecepatan pasien memperoleh pelayanan kesehatan serta konsistensi mengikuti terapi sesuai anjuran. Studi ini diarahkan untuk menganalisis keterkaitan health literacy dan family support dengan treatment seeking behavior pada pasien tuberkulosis paru di Puskesmas Tirtajaya, Kabupaten Karawang. Rancangan studi memakai pendekatan berbasis angka melalui metode potong lintang. Sebanyak 110 responden dari total 152 pasien ditetapkan sebagai sampel melalui teknik pemilihan responden berdasarkan kriteria tertentu. Data diperoleh memakai instrumen angket health literacy, family support, dan treatment seeking behavior yang sebelumnya telah dinilai kesahihan serta keterandalannya. Proses pengujian data diterapkan melalui uji chi-square. Temuan memperlihatkan bahwa 67 responden (60,9%) berada pada kategori health literacy tinggi, 56 responden (50,9%) memperoleh family support baik, dan 66 responden (60,0%) mempunyai treatment seeking behavior baik. Pengujian bivariat mengindikasikan adanya keterkaitan signifikan antara health literacy dan treatment seeking behavior (p = 0,001), serta keterkaitan signifikan antara family support dan treatment seeking behavior (p = 0,001) pada pasien tuberkulosis paru. Kondisi tersebut menegaskan bahwa pasien dengan health literacy pada kategori tinggi serta family support yang memadai lebih berpeluang memperlihatkan treatment seeking behavior yang positif. Studi ini menyarankan Puskesmas untuk mengoptimalkan penyuluhan kesehatan secara kontinu serta menguatkan strategi pendampingan keluarga dalam perawatan pasien tuberkulosis paru agar pola pencarian pengobatan dan keberhasilan terapi dapat meningkat.
Referensi
Ajidaradewi, Suarnianti, & Wijayaningsih, K. S. (2024). Determinan Perilaku Pencarian Pengobatan pada Penderita TB Paru di Puskesmas Mamajang Kota Makassar. JIMPK : Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan, 4(4), 31–37.
Andersen, R. M. (1995). Revisiting the behavioral model and access to medical care: does it matter? Journal of Health and Social Behavior, 36(1), 1–10.
Andriani, L., Lestari, R. M., & Prasida, D. W. (2023). Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Minum Obat pada Penderita Tuberkulosis di Wilayah Kerja Puskesmas Pahandut. Jurnal Surya Medika (JSM), 9(1), 96–103. https://journal.umpr.ac.id/index.php/jsm/article/view/5155
Babitsch, B., Gohl, D., & von Lengerke, T. (2013). Re-revisiting Andersen’s Behavioral Model of Health Services Use: a systematic review of studies from 1998–2011. GMS Psycho-Social-Medicine, 42(3), Doc11. https://doi.org/10.3205/psm000089
Bela Monita, H. F. (2021). Hubungan Pengetahuan Dan Dukungan Keluarga Terhadap Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien TB. Indonesian Journal of Nursing Sciences and Practices, 4(2), 69–78.
Chauhan, A., Parmar, M., Dash, G. C., Chauhan, S., Sahoo, K. C., Samantaray, K., Sharma, J., Mahapatra, P., & Pati, S. (2024). Health literacy and tuberculosis control: systematic review and meta-analysis. Bulletin of the World Health Organization, 102(6), 421–431. https://doi.org/10.2471/BLT.23.290396
Eka Edyawati, Nurfika Asmaningrum, K. R. M. N. (2021). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Keluarga Dengan Perilaku Pencegahan Penularan Penyakit Tuberkulosis (TBC). Media Husada Journal Of Nursing Science, 2(2), 6–12. https://doi.org/10.33475/mhjns.v2i2.40
Endang et al. (2022). The Correlation Between Family Support and Medicine Compliance in Pulmonary Tuberculosis Patients, 6(2), 80–86.
Erişen, M. A. (2024). Effect of Health Literacy and Patient Activation on Health-Seeking Behaviour: A Cross-Sectional Study in Turkey. Health Expectations, 27(5). https://doi.org/10.1111/hex.70052
Friedman, M. M., Bowden, V. R., & Jones, E. G. (2015). Family Nursing: Research, Theory, and Practice (6 ed.). Pearson Education.
Global Tuberculosis Report. (2024). 2024 Global Tuberculosis (TB) Report.
Ketrin Revita Andani Mone, Suarnianti, A. F. (2023). Hubungan Treatment Seeking Behavior Dengan Quality Of Life Penderita Tuberculosis Paru. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 18, 2302–2531. https://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/1358
Nutbeam, D. (2008). The evolving concept of health literacy. Social Science and Medicine, 67(12), 2072–2078.
https://doi.org/10.1016/j.socscimed.2008.09.050
Rosya, E., Azteria, V., & Fitriani, A. (2023). Peningkatan Self Care Behavior (CSB) Penderita TB Paru untuk Preventif dan Pengendalian Kejadian TB Paru di Kampung Rawalini, Kabupaten Tangerang. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(4), 123–133. http://openjournal.unpam.ac.id/index.php/JAL
Sørensen, K., Van Den Broucke, S., Fullam, J., Doyle, G., Pelikan, J., Slonska, Z., & Brand, H. (2012). Health literacy and public health: A systematic review and integration of definitions and models. BMC Public Health, 12(1), 80. https://doi.org/10.1186/1471-2458-12-80
World Health Organization (WHO). (2023). Global Tuberculosis Report 2023. In World Health Organization. https://www.who.int/teams/global-tuberculosis-programme/tb-reports
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Dik Dik Kosasih, Uun Nurjanah, Iin Ira Kartika

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.