Dinamika Perkembangan Kependudukan dan Kualitas Hidup Remaja Kabupaten Karawang dalam Perspektif Program Generasi Berencana
Kata Kunci:
Anemia Remaja, Kesehatan Reproduksi, Generasi Berencana (GenRe)Abstrak
Perkembangan kependudukan di Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan pada kelompok usia produktif, terutama remaja, yang menjadi potensi sekaligus tantangan dalam menghadapi bonus demografi (BPS, 2023). Kabupaten Karawang sebagai wilayah industri mengalami perubahan sosial yang memengaruhi perilaku dan kualitas hidup remaja. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemahaman, sikap, dan kondisi gizi remaja dalam perspektif Program Generasi Berencana (GenRe). Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan observasi pada remaja di beberapa wilayah Karawang. Hasil penelitian menunjukkan masih rendahnya pemahaman remaja terhadap kesehatan reproduksi dan alat kontrasepsi, serta tingginya angka anemia pada remaja putri sebesar 22% (Dinkes Karawang, 2023). Diperlukan penguatan pelaksanaan Program GenRe melalui kolaborasi antara pemerintah, keluarga, dan sekolah guna meningkatkan literasi kesehatan reproduksi dan pengetahuan terkait gizi sebagai upaya mewujudkan remaja yang sehat dan berkualitas
Referensi
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional.(2024). Laporan Program Generasi Berencana (GenRe) Kabupaten Karawang Tahun 2025. Jakarta: BKKBN.
Badan Pusat Statistik. (2020). Kemajuan dan Tantangan dalam Mewujudkan Bonus Demografi di Indonesia.
Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS).
Badan Pusat Statistik Kabupaten Karawang. (2023). Kabupaten Karawang dalam Angka 2023. Karawang: BPS Kabupaten Karawang.
BKPK, 2023. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Dalam Angka. Jakarta
Desi Rusmiati (2025). Efektivitas Suplementasi Tablet Tambah Darah Dalam Meningkatkan Kadar Hemoglobin Remaja Putri
Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang. (2023). Profil Kesehatan Kabupaten Karawang Tahun 2023.
Karawang: Dinkes Karawang.
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Karawang. (2024). Laporan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Tahun 2024. Karawang: DP3A Kabupaten Karawang.
Hardjana, A. (1994). Komunikasi Intrapersonal dan Interpersonal. Yogyakarta: Kanisius
Ilham Prayogi (2025). Kasus Kekerasan Seksual di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Soroti Pentingnya Dukungan Sosial
Iqbal Maulana Bahtiar (2025) Sepanjang 2024 Sebanyak 8.861 Remaja Putri di Karawang Alami Anemia
Kuntjoro, Z. (2002). Dukungan Sosial: Konsep dan Aplikasinya. Jakarta: Lembaga Psikologi Universitas Indonesia.
Laela Rahmah Putri (2024). Dampak Kekerasan Seksual terhadap Perempuan: Sebuah Sistematik Review
Oktaviana. (2023). Hubungan Status Gizi dan Status Anemia Remaja Putri di Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Sumedang, Jawa Barat
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Nomor 25 Tahun 2014 tentang Upaya Kesehatan Anak.
Renyoet, B.S., Dary Dary, Christantya Vita Rena Nugroho, 2023. Intervensi pada Remaja Perempuan 8000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sebagai Upaya Pencegahan Stunting pada Generasi di Masa Depan: Literatur Review. Amerta Nutrition 7, 295–306. https://doi.org/10.20473/amnt.v7i2.2023.289 300
Rosyida, K. (2020). Psikologi Perkembangan Remaja: Konsep dan Teori. Surabaya: UIN Sunan Ampel Press.
Smeth, C. (1996). Social Support and Health. New York: Academic Press.
United Nations Children’s Fund (UNICEF) & Badan Pusat Statistik (BPS). (2020). Perkawinan Usia Anak di Indonesia: Tren, Penyebab, dan Dampaknya terhadap Kesejahteraan Anak Perempuan. Jakarta: UNICEF Indonesia.
Wilss, L. (2005). Juvenile Delinquency and Its Causes. London: Routledge.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Herlin Sobari

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.