Pemahaman dan Sikap Remaja terhadap Kesehatan Reproduksi dan Seksual di Karawang: Kajian Kualitatif dalam Perspektif Sosial dan Humaniora
Kata Kunci:
Kesehatan reproduksi remaja, seksualitas, konstruksi sosial, nilai budaya, pendidikan seksualitas, genderAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengetahuan dan sikap remaja terhadap kesehatan reproduksi dan seksual di Kabupaten Karawang serta mengidentifikasi faktor-faktor sosial, budaya, dan pendidikan yang memengaruhi pemahaman mereka terhadap isu-isu tersebut. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan perspektif sosial dan humaniora, penelitian ini menggali bagaimana remaja membangun makna seksualitas dalam konteks sosial yang diwarnai oleh nilai religius, adat Sunda, dan pengaruh modernisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman remaja mengenai seksualitas tidak hanya dibentuk oleh faktor biologis, tetapi merupakan hasil konstruksi sosial yang lahir dari interaksi antara nilai budaya, norma agama, dan media digital. Konstruksi sosial tersebut menciptakan ambiguitas dan ketegangan nilai antara norma tradisional yang menekankan kesopanan dengan wacana modern yang lebih terbuka terhadap pembahasan seksualitas. Budaya patriarki juga berperan besar dalam membentuk ketimpangan gender, di mana perempuan cenderung dibatasi dalam mengekspresikan pengetahuan dan sikap seksualnya dibanding laki-laki. Selain itu, keluarga dan sekolah masih menunjukkan resistensi terhadap pembahasan seksualitas secara terbuka, sementara media dan teman sebaya menjadi sumber utama informasi, meskipun seringkali tidak akurat. Kondisi ini menyebabkan munculnya disorientasi nilai dan perilaku berisiko di kalangan remaja. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya pendidikan kesehatan reproduksi yang komprehensif, kontekstual, dan sensitif terhadap nilai sosial-budaya lokal, serta perlunya kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam membangun konstruksi sosial yang sehat dan inklusif tentang seksualitas remaja
Referensi
Amalia, D., & Siregar, L. (2022). Peran keluarga dalam pendidikan seksualitas remaja di Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 6(1), 45–56.
Aufa Zahra, (2024). Angka Kasus HIV di Karawang Meningkat, Karawang Peringkat ke-3 Se Jawa Barat di 2024
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). (2022). Laporan nasional program generasi berencana (GenRe). Jakarta: BKKBN.
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). (2023). Laporan tahunan program kesehatan reproduksi remaja. Jakarta: BKKBN.
Berger, P. L., & Luckmann, T. (1966). The social construction of reality: A treatise in the sociology of knowledge. Garden City, NY: Anchor Books.
Castells, M. (2000). The rise of the network society (2nd ed.). Oxford: Blackwell Publishing.
Fadilah, N. (2020). Gender dan perilaku seksual remaja dalam budaya patriarki. Jurnal Sosiologi dan Pendidikan, 8(2), 102–118.
Fitriani, I. (2017). Promosi kesehatan dan perilaku sehat. Jakarta: Rineka Cipta.
Foucault, M. (1978). The history of sexuality: Volume 1—An introduction. New York: Pantheon Books. Giddens, A. (1984). The constitution of society: Outline of the theory of structuration. Berkeley: University of
California Press.
Jackson, S., & Scott, S. (2010). Theorizing sexuality. Maidenhead: Open University Press.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman pelayanan kesehatan reproduksi remaja.
Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil kesehatan Indonesia tahun 2023. Jakarta: Kemenkes RI.
Kusmiran, E. (2011). Kesehatan reproduksi remaja dan wanita. Jakarta: Salemba Medika.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.).
Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Nilasari, N., Handayani, F., & Prasetyo, R. (2024). Tabu dan pengetahuan seksual remaja di wilayah religius: Studi kasus di Karawang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(1), 77–90.
Ningsih, S. (2018). Laporan tahunan perlindungan anak dan kekerasan seksual Kabupaten Karawang.
Karawang: Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Notoatmodjo, S. (2012). Promosi kesehatan dan perilaku manusia. Jakarta: Rineka Cipta.
Putri, A., & Nugroho, D. (2022). Media digital dan perubahan perilaku remaja terhadap seksualitas di era modernisasi. Jurnal Ilmu Sosial dan Komunikasi, 10(2), 145–157.
Putri, A. R., & Komariah, N. (2023). Analisis Pengetahuan Siswa tentang Seksualitas di SMAN 2 Karawang. Jurnal Mahesa: Malahayati Health Student Journal, 3(1), 12–20.
Rahmawati, D. (2021). Stigma sosial terhadap kehamilan remaja di masyarakat religius. Jurnal Psikologi Sosial, 7(1), 33–47.
Reina, M. F., et al. (2010). Knowledge and contraceptive behavior among adolescents in low-income groups. Reproductive Health Journal, 17(3), 112–121.
Santrock, J. W. (2018). Adolescence (17th ed.). New York: McGraw-Hill Education.
Sari, P., & Budiman, H. (2019). Tabu dan moralitas dalam pendidikan seks di Indonesia. Jurnal Gender dan Pendidikan, 5(2), 88–99.
Sari, K., & Marlina, D. (2023). Pengetahuan Remaja Putri tentang Bahaya Seksual Pranikah di Desa Kalijaya dan Kalisari Kabupaten Karawang. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 14(2), 87–96
Sugiyani, T., Setiawan, I., & Hidayah, R. (2025). Kendala pendidikan seksualitas di sekolah menengah Indonesia. Jurnal Pendidikan Karakter, 14(1), 21–35.
Suryoputro, A., Ford, N. J., & Shaluhiyah, Z. (2017). Knowledge, attitudes, and behaviors related to reproductive health among Indonesian adolescents. Asia-Pacific Journal of Public Health, 29(6), 523–534.
Utami, W. (2020). Peran norma sosial dalam pembentukan sikap remaja terhadap kesehatan reproduksi. Jurnal Sosiologi Pendidikan, 9(1), 67–80.
Wawan, A., & Dewi, M. (2018). Teori dan pengukuran pengetahuan, sikap, dan perilaku manusia. Yogyakarta: Nuha Medika.
World Health Organization (WHO). (2020). Adolescent sexual and reproductive health: Core indicators and guidance. Geneva: World Health Organization.
World Health Organization (WHO). (2021). Global health estimates on adolescent pregnancy and maternal mortality. Geneva: World Health Organization.
Yuliani, S. (2021). Pengaruh media digital terhadap perilaku seksual remaja di era globalisasi. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Masyarakat, 5(3), 211–224.
United Nations Population Fund (UNFPA). (2020). State of world population 2020: Against my will—Defying the practices that harm women and girls and undermine equality. New York: UNFPA.
United Nations Population Fund (UNFPA). (2022). Comprehensive sexuality education: Advancing human rights and gender equality. New York: UNFPA
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Andra Nurhaliza, Nuke Rouffyanti Abdillah, Herlin Sobari

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.